Deteksi Kebocoran Pipa Air MRT Bersama Tridinamika

deteksi kebocoran pipa air mrt bersama tridinamika

Tridinamika.com - 09/07/2022, 14:00 WIB

Photo copyrighted by Tridinamika.com

Tridinamika.com – Baru saja melakukan jasa pengukuran di MRT JAKARTA yang terletak di Jakarta Selatan. Kita bisa dengan mudah mengetahaui adanya kebocoran pipa dari berbagai macam aspek seperti : tekanan air menurun, tagihan air yang melambung, maupun meteran air yang jalan terus padahal tidak digunakan. Namun bagaimana cara mengetahaui letak kebocoran jika pipa air yang ada di tanam di dalam tanah.

Bagaimana cara mendeteksi kebocoran pada pipa yang ditanam ?

Dalam mendeteksi pipa yang tertanam didalam tanah, sudah pasti kita tidak bisa menggunakan mata dalam mencarinya. Selain itu juga tidak mungkin jika membuang budget dengan membongkar seluruh saluran air yang di tanam, maupun menebak letak kebocoran dengan melihat genangan yang terjadi di permukaan. Maka dari itu Tridinamika menguatkan pendengaran dengan menggunakan instrument canggih agar mengetahaui letak kebocoran secara presisi dalam waktu yang singkat.

Photo copyrighted by Tridinamika.com

Instrument yang digunakan ?

Tridinamika menggunakan Primayer Enigma dan Primayer Mikron 3, dalam penggunaannya kedua produk ini sangat memudahkan dalam mendeteksi kebocoran air yang tidak dapat dilihat. Penggunaannya juga sangat mudah tidak perlu memiliki sertifikasi bagi yang menggunakan plug & play.

Dalam prosesnya Primayer Enigma logger di tempelkan pada valve yang nantinya tersambung ke laptop untuk hasilnya. Primayer Mikron 3 digunakan dengan cara menempelkan alat pendengaran lalu didengar melalui headphone dan bisa di pantau lewat layar Mikron 3.

Photo copyrighted by Tridinamika.com

Bagaimana hasilnya ?

Setelah tim Tridinamika berusaha mendengarkan dan mempetakan posisi yang tepat untuk di check selama 7 hari dari jam 23:30 – 05:00, akhirnya ditemukan 1 titik kebocoran dimana akan ditindak lanjuti untuk pembenaran pipa bocor tersebut. 

Mengapa di malam hari ?

Kami memilih untuk mengerjakan malam hari, agar mengurangi gangguan suara lain dari orang berjalan, kereta bergerak, maupun kendaraan yang bergerak. Jika dilakukan pada siang hari maka gangguan sangat tinggi dan dapat mengurangi efektifitas tim engineer dalam menemukan letak kebocoran yang tepat.

Photo copyrighted by Tridinamika.com

Baca berikutnya