Penggunaan Testpen Sebagai Alat Pendeteksi Arus Listrik

Tridinamika.com - 1/09/2022, 14:00 WIB

Tridinamika.com – Penggunaan testpen sebagai alat deteksi ada tidaknya arus listrik pada penghantar listrik sangatlah penting untuk memdiagnosa awal kemungkinan malfungsi. Testpen sebagai alat penunjang pekerjaan memudahkan dalam mendeteksi dengan cepat. Berbagai macam testpen yang beredar di pasaran dari harga termurah sampai dengan yang termahal disesuaikan dengan kapasitas dan kualitas dari testpen itu sendiri.

Apa itu Testpen ?

Tespen merupakan alat penting penunjang bagi para teknisi listrik dan teknisi elektronik. Dengan tespen listrik, teknisi dapat mendiagnosa awal kemungkinan malfungsi terhadap alat – alat penghantar listrik yang sedang dicek. Seperti layaknya pulpen, tespen berukuran kecil dan mudah untuk dibawa sehingga dapat diselipkan di dalam saku untuk mempermudah kerja.

Pada dasarnya tespen adalah sebuah alat ukur untuk mengecek apakah ada atau tidaknya muatan arus listrik pada alat penghantar listrik tertentu. Alat yang dimaksud di sini adalah seperti stop kontak, kabel listrik, dll. Pada tespen AC, bentuk ujung berbentuk minus ( – ) memungkinkan juga untuk menjadi alat pelepas dan pemasang skrup yang ada di alat – alat penghantar listrik.

Jika dibandingkan dengan multimeter yang bisa mengetahui nilai tegangan listrik atau yang lainnya, tespen tidak dapat digunakan untuk mengetahui nilai tegangan listrik. Tespen hanya digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik pada penghantar alat listrik dengan sebuah indikator lampu. Apabila pada penghantar terdapat arus listrik, maka lampu indikator pada tespen akan menyala, sedangkan bila penghantar tidak terdapat arus listrik, maka lampu indikator pada tespen tidak menyala.

Apa Perbedaan Testpen AC dan Testpen DC ?

Sebenarnya penggunan tespen AC sangatlah mudah tetapi kita tidak bisa menyepelekan juga karena kita berhadapan dengan arus listrik. Tapi tidak ada salahnya apabila kita mencoba belajar dengan orang yang berkompeten dalam kelistrikan. Agar terhindar dari resiko yang disebabkan oleh arus listrik karena kesalahan penggunaan. Penggunaan tespen AC adalah dengan mencolokkan ujung tespen / probe ke penghantar listrik, selanjutnya dengan ujung jari telunjuk kita menekan bagian belakang tespen AC tersebut. Apabila lampu indikator menyala, maka pada penghantar tersebut terdapat arus listrik, begitupula sebaliknya.

Photo Copyrighted by Mohamed Nuzrath

Penggunaan tespen DC juga mudah untuk digunakan. Resiko tersetrum pada arus DC sangat kecil sehingga aman untuk melakukan pengetesan. Dengan mencolokkan ujung tespen yang tajam ke penghantar yang ingin di cek, selanjutnya menyambungkan kabel penjepit ke ground / massa terdekat. Sama dengan tespen AC, apabila lampu indikatornya menyala maka penghantar tersebut terdapat arus listrik, begitupula sebaliknya.

Photo Copyrighted by Pinterest

Di dalam penggunaan tespen AC biasa, umumnya kita menyentuhkan langsung ujung tespen AC ke tembaga / besi penghantar listrik untuk memastikan ada atau tidaknya arus listrik di penghantar tersebut dan resiko tersetrum sangatlah besar. Saat ini terdapat tespen AC tanpa kontak sehingga mengurangi resiko kita tersetrum ketika proses pengecekan. Dengan begitu, kita tetap aman dalam melakukan pengecekan. Penggunaan tespen AC non kontak hanya dengan mendekatkan ujung tespen ke penghantar tanpa harus menempelkan ke besi penghantar, nanti otomatis tespen akan mendeteksi dengan sendirinya. Tridinamika Jaya Instrument menjual tespen AC non kontak merk Chauvin Arnoux seri CA732 dengan harga terbaik. Produk tersebut bisa dibeli di Marketplace Tokopedia di link ini ataupun Marketplace Shopee di link ini.

Photo Copyrighted by Chauvin Arnoux
Editor: Farhan

Baca berikutnya