Alat Kesehatan yang Harus Dimiliki di Rumah

Alat kesehatan yang harus dimiliki di rumah

Tridinamika.com - 31/08/2022, 14:00 WIB

Tridinamika.com – Saat masa pandemi covid-19, menjaga kesehatan merupakan sebuah hal penting yang dilakukan oleh setiap orang. Kesehatan harus selalu dipantau agar terhindari dari virus. Selain dengan obat – obatan dari dokter, setiap orang disarankan untuk memiliki alat kesehatan mandiri untuk memantau kondisi fisik.

Selama pandemi Covid-19, menjaga sekaligus memantau kesehatan termasuk hal penting yang pantang diabaikan. Selain periksa kesehatan secara berkala di layanan kesehatan, setiap keluarga juga disarankan memiliki alat kesehatan mandiri untuk memantau kondisi fisik. Terlebih bagi keluarga yang memiliki anggota dengan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan masalah pernapasan. 

Dengan dukungan alat kesehatan di rumah, kita bisa mencegah masalah kesehatan yang tidak terdeteksi. Selain itu, laporan pemantauan dari alat kesehatan mandiri di rumah bisa memberikan gambaran kondisi kesehatan ketika konsultasi ke dokter. Berikut ini merupakan alat kesehatan yang disarankan untuk dimiliki mandiri dirumah serta fungsinya.

1. Alat Tensi Tekanan Darah

Dilansir Healthcare Insights, tensimeter atau alat untuk mengukur tekanan darah penting untuk mengetahui kadar tensi. Terutama bagi penderita hipertensi, tekanan darah rendah, penyakit jantung, atau stroke. Dengan alat ini, Anda bisa memantau apakah obat yang diminum sudah tepat dan bisa jadi bekal pelacakan status kesehatan. Tensimeter terdapat beberapa jenis, ada yang manual dan ada yang digital. Digital relatif praktis untuk digunakan.

2. Pulse Oxymeter Pengukur Kadar Oksigen dalam Darah

Pulse oximeter adalah alat untuk mengecek kadar saturasi oksigen di dalam darah. Alat ini penting di masa pandemi Covid-19 karena bisa mengecek tingkat oksigen di dalam darah dan detak jantung. Selain untuk berjaga di saat pandemi virus corona, pulse oximeter juga merupakan alat kesehatan mandiri penting untuk penderita asma, penyakit paru obstruktif kronik, dan gangguan pernapasan lainnya. Cara menggunakan alat ini cukup mudah. Setelah menempatkan jari pada pulse oxymeter selama beberapa detik, alat akan menunjukkan besarnya kadar oksigen di dalam darah. Pada normalnya, kadar oksigen dalam darah besarnya antara 95-100 persen. Waspada jika kadar oksigen kurang dari 92 persen. Kondisi ini bisa jadi tanda kekurangan oksigen di jaringan tubuh dan rentan membahayakan organ vital.

3. Glukometer untuk Cek Kadar Gula Darah

Dilansir dari The Prepared, alat cek gula darah atau glukometer penting untuk memantau naik turunnya kadar gula darah. Terutama bagi penderita diabetes, obesitas, dan penyakit kronis. Alat cek gula darah ada yang berbentuk digital dan mudah digunakan. Anda tinggal mengambil sampel darah dari jari, lalu sampel darah tersebut ditempatkan pada strip tes, dan masukkan strip tes ke glukometer. Hal yang perlu diperhatikan, strip tes glukometer biasanya memiliki masa kedaluwarsa, biasanya satu sampai dua tahun. Apabila masa pakainya sudah lebih dari dua tahun, strip tes ini bisa kurang akurat. Pastikan Anda memilih strip tes yang memiliki masa kedaluwarsa atau tandai penggunaannya secara mandiri.

4. Termometer untuk Mengukur Suhu Tubuh

Termometer adalah alat kesehatan wajib yang perlu dimiliki di setiap rumah. Fungsi alat ini untuk memantau suhu tubuh apakah seseorang dalam kondisi demam atau tidak. Termometer menjadi alat penting di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, demam merupakan salah satu gejala orang terinfeksi suatu penyakit, utamanya infeksi virus corona. Selain itu, termometer juga dibutuhkan oleh keluarga yang memiliki bayi, anak kecil, serta ibu hamil. Begitu hasil pengukuran mulai menunjukkan angka tidak normal, sebisa mungkin mencatat hasilnya dan gunakan hasil deteksi mandiri tersebut saat konsultasi ke dokter. Dengan begitu, tenaga kesehatan profesional bisa memiliki gambaran kesehatan yang utuh dan diagnosanya bisa lebih tepat. Terdapat beberapa jenis termometer, yakni yang menggunakan air raksa dan jenis digital yang relatif lebih mudah digunakan. PT. Tridinamika menyediakan beberapa tipe termometer digital kesehatan dari berbagai merk, seperti Uni-T, MSL, serta Otranim dengan harga terbaik. Termometer tersebut bisa dibeli di Marketplace Tokopedia di link ini maupun Marketplace Shopee di link ini.

Editor: Farhan

Baca berikutnya

Penyebab Rumah Menjadi Lembap

penyebab mengapa rumah menjadi lembap

Tridinamika.com - 31/08/2022, 15:00 WIB

Copyright by Pixabay

Tridinamika.com – Hunian yang sehat seharusnya tidak terlalu lembap atau terlalu kering. Menurut Energy Star, kelembaban relatif dalam ruangan yang ideal harus antara 30 dan 50 persen – apa pun yang lebih tinggi dari 50 persen dianggap tinggi.

Tingkat kelembaban yang tinggi dan berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan masalah kesehatan, serta bisa menjadi penyebab kerusakan perabotan rumah tangga. Kelembapan yang berlebihan dapat menyebabkan pengembunan pada jendela, tangki toilet, dan pipa. Kelembaban terjadi ketika udara hangat dan lembab bersentuhan dengan permukaan dingin, dan uap di udara berubah menjadi air cair.

Jejak uap air dapat menyebar ke langit-langit dan dinding, menyebabkan perubahan warna dan pertumbuhan jamur. Cat yang mengelupas dan papan lantai yang berderit atau tertekuk juga bisa menjadi tanda kelembapan yang berlebihan. Kelembaban yang tinggi disebabkan oleh banyak faktor diantaranya, iklim, aktivitas sehari-hari, dan ventilasi yang buruk.

Apa penyebab udara lembap di dalam rumah?

1. Iklim

Dilansir dari Bob Vila, iklim dapat berkontribusi pada kelembaban tinggi di dalam rumah. Jika di luar sangat lembab, kemungkinan besar akan lembab di dalam rumah. Perubahan musim dan suhu dapat menjadi faktor signifikan untuk meningkatkan tingkat kelembaban dalam ruangan. Kegiatan sehari – hari seperti memasak, mencuci, dan mandi dapat berkontribusi pada tingkat kelembapan. Tingkat kelembapan juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas sederhana yang kamu lakukan setiap hari, seperti memasak dan mandi air panas di kamar mandi. Untuk itu, jagalah udara di area dapur dan kamar mandi tetap mengalir dengan memberikan ventilasi yang baik. 

2. Kebocoran Pipa

Kebocoran pipa interior dari kamar mandi atau wastafel dapur dapat menyebabkan peningkatan kelembaban di udara. Penting untuk sering memeriksa pipa dari keretakan dan korosi. Jika menemukan kebocoran pada tahap awal kerusakan air, bau apek, dan potensi pertumbuhan jamur bisa diminmalisir. Sayangnya tak semua kebocoran mudah ditemukan. Untuk itu, jika kamu menemukan perubahan warna dinding, cat atau wallpaper menggelegak, suara menetes, atau bau apek, segera cek pipa yang ada di sekitarnya.

3. Kelembapan dari Tanah

Kelembaban bisa naik melalui tanah di bawah pondasi rumah. Ini disebut naiknya kelembapan, dan perataan yang tidak efektif dapat menjadi faktor penting karena air tanah dan hujan dapat menumpuk di fondasi rumah. Ruang bawah tanah bisa lembap karena seringkali terisolasi dengan buruk dan tidak memiliki jendela, dan ini dapat menambah masalah. Jika kamu tinggal di iklim dengan curah hujan yang berlebihan, pastikan bahwa selokan dan saluran pembuangan bekerja dengan benar dan air hujan diarahkan jauh dari rumah dapat mencegah kelembapan. 

4. Sistem Ventilasi yang Buruk

Ventilasi yang memadai dapat membantu mengontrol tingkat kelembaban rumah, memengaruhi kesehatan dan integritas struktural rumah. Jika ada tingkat kelembaban tinggi di rumah, ventilasi yang buruk bisa menjadi penyebabnya. Ventilasi yang kurang bisa menimbulkan masalah kesehatan (kelembaban tinggi di dalam ruangan dapat menyebabkan masalah pernapasan).

bagaimana cara mengatasi kelembapan udara di dalam rumah ?

Ada banyak cara dalam mengatasi kelembapan udara di dalam rumah yang tinggi, antara lain dengan air dehumidifier. Air dehumidifier dapat ditempatkan pada tempat atau ruangan yang memiliki kelembapan berlebih, seperti dapur, ruang keluarga, maupun ruang cuci. Banyak tipe air dehumidifier di pasaran yang menawarkan berbagai macam fitur untuk mengurangi kelembapan udara yang berlebihan di dalam rumah. Salah satu brand air dehumidifier yang dapat digunakan adalah Trotec TTK 90E. Trotec TTK 90E merupakan air dehumidifier yang telah teruji kualitasnya. 

Air dehumidifier ini dapat membantu mengurangi kelembapan di dalam ruangan sampai dengan ruangan berukuran 90 meter persegi, memiliki 2 fan, serta dapat menarik kelembapan hingga 30L/hari. Trotec TTK 90E juga memiliki penampungan air sampai dengan 5,2L yang terbesar di kelasnya dan memiliki filter udara yang bisa di bersihkan untuk digunakan kembali. PT. Tridinamika merupakan salah satu distributor Trotec TTK 90E yang menjual produk ini dengan harga terbaik. Produk ini bisa dibeli melalui WA Sales kami di 0813-8794-7428 atau melalui Tokopedia pada link ini.

Editor: Farhan

Baca berikutnya

× How can I help you?